HUBUNGAN USIA DAN PARITAS IBU BERSALIN DENGAN BAYI BERAT LAHIR RENDAH DI RS MEDIKA DRAMAGA
DOI:
https://doi.org/10.69935/jidan.v10i1.138Keywords:
usia ibu, paritas, bayi berat lahir rendahAbstract
Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR) tetap menjadi salah satu isu kesehatan yang berkontribusi pada tingginya angka morbiditas dan mortalitas bayi di Indonesia. Usia serta paritas perempuan yang melahirkan diduga memiliki kaitan dengan insiden BBLR karena ada hubungan dengan kesiapan sistem reproduksi dalam memberikan nutrisi kepada janin. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menyelidiki hubungan antara usia dan paritas perempuan yang melahirkan dengan kejadian BBLR di Rumah Sakit Medika Dramaga Kota Bogor pada tahun 2025. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif analitik dengan pendekatan cross-sectional. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini berjumlah 88 responden yang dipilih dengan teknik pengambilan simple random sampling dari total populasi 718 perempuan yang melahirkan berdasarkan data rekam medis tahun 2025. Analisis data dilakukan dengan pendekatan univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat signifikansi α = 0,05. Temuan penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden berada pada kategori usia berisiko (52,3%), berparitas multipara (75,0%), dan melahirkan bayi dengan kondisi BBLR (87,5%). Uji Chi-Square menunjukkan adanya hubungan signifikan antara usia ibu dan BBLR (p=0,016; OR=6,000), sementara paritas tidak menunjukkan hubungan yang signifikan dengan BBLR (p=0,450). Dapat disimpulkan bahwa usia ibu memiliki hubungan dengan BBLR, sedangkan paritas tidak menunjukkan hubungan berarti dengan BBLR. Diharapkan tenaga kesehatan dapat meningkatkan deteksi dini untuk perempuan yang melahirkan pada usia berisiko untuk menekan angka kejadian BBLR






