EFEKTIVITAS ESSENTIAL OIL PEPPERMINT TERHADAP KEJADIAN MORNING SICKNESS PADA IBU HAMIL TRIMESTER I DI PUSKESMAS KELURAHAN GROGOL SELATAN TAHUN 2023

Authors

  • Romaulina Sipayung
  • Leza Fidyah Restiana, S.ST.,M.Keb

DOI:

https://doi.org/10.69935/jidan.v10i1.137

Keywords:

morning sickness, ibu hamil, peppermint

Abstract

World Health Organization (WHO) mengatakan angka kejadian hiperemesis gravidarum mencapai 12,5% dari seluruh jumlah kehamilan di dunia (WHO, 2019). Ketidaknyamanan saat kehamilan sering terjadi pada trimester 1, dengan angka prevalensi morning sickness sebesar 70-80%. Ibu hamil dengan penyulit di Puskesmas Grogol Selatan sebanyak 120 orang dan hiperemesis menjadi penyumbang terbanyak sebesar 50 orang. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui Efektivitas Essential Oil Peppermint Terhadap Kejadian Morning Sickness Pada Ibu Hamil Trimester 1 di Puskesmas Kelurahan Grogol Selatan. Desain penelitian ini adalah Quasi Eksperimental pre dan post test with Control  Group Design dengan teknik membandingkan satu atau lebih kelompok eksperimen yang diberi treatment dengan satu kelompok pembanding yang tidak diberi treatment, pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling  sejumlah 52 sampel yang di bagi menjadi 2 kelompok. Instrumen dalam penelitian ini menggunakan lembar kuisioner INVR. Penelitian ini dilakukan pada Juli-Agustus 2023. Hasil penelitian menggunakan uji T-Test. Hasil penelitian didapatkan Distribusi Frekuensi Kejadian Morning Sickness pada kelompok eksperimen yang mengalami morning  sickness sedang sebanyak 2 orang ( 7,7% ), morning sickness berat sebanyak 24 orang ( 92,3% ), dan skor pre test  morning sickness berada pada range 16-23 dengan nilai Mean + SD sebesar 19,38+ 1,675 sedangkan skor post test  morning sickness berada pada range 10-17 dengan nilai Mean + SD sebesar 14,15 + 2,014. Pada kelompok kontrol morning sickness sedang sebanyak 23 orang ( 88,5% ) dan morning sickness berat 3 orang ( 11,5% ) dan skor pre test  morning sickness berada pada range 17-23 dengan nilai Mean + SD sebesar 14,15 + 2,014 sedangkan skor post test  morning sickness berada pada range 17-23 dengan nilai Mean + SD sebesar 19,38 + 1,745. Hasil Uji T-Test menunjukan nilai p value 0,000 dan nilai t 11.327. Kesimpulan pada penelitian ini ada Perbedaan Morning Sickness sebelum dan sesudah diberikan intervensi pada Ibu Hamil Trimester 1 di Puskesmas Kelurahan Grogol Selatan.

Downloads

Published

2026-09-08