HUBUNGAN TINGKAT PENDIDIKAN DAN USIA IBU HAMIL TERHADAP KEJADIAN PREEKLAMPSIA DI RUMAH SAKIT SENTOSA BOGOR TAHUN 2023
DOI:
https://doi.org/10.69935/jidan.v9i2.118Keywords:
Preeklamsia, pendidikan, usia, ibu hamilAbstract
Pada saat ini masalah yang sering terjadi pada ibu hamil yaitu preeklampsia. Preeklampsia sampai saat ini masih jadi masalah yang mengancam dalam kehamilan terutama di negara berkembang. Insiden kejadian preeklampsia di Indonesia sendiri adalah 128.273 per tahun atau sekitar 5,3% dari seluruh kehamilan Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan tingkat pendidikan dan usia ibu hamil terhadap kejadian preeklmpsia di RS Sentosa Bogor tahun 2023.
Penelitian ini menggunakan desain analitik kolerasi dengan pendekatan cross sectional. seluruh ibu hamil di Rs. Sentosa Bogor pada bulan Juni 2023 sebanyak 268 orang, jumlah sampel 73 orang dengan teknik pengambilan sampel purposive sampling. Penelitian telah dilakukan pada bulan Juni – Agustus 2023 Data yang diperoleh dari hasil jawaban kuesioner pada ibu hamil yang periksa kehamilannya di Rs Sentosa Bogor, analisis data secara univariat dan bivariate menggunakan uji Chi-Square. Berdasarkan hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat 31 orang (42,5%) responden yang pernah terjadi preeklamsia dalam kehamilan, 4 orang (5,5%) responden memiliki tingkat pendidikan tamatan sekolah dasar dan 33 orang (45,2%) responden yang berusia > 35 tahun dan dan 7 orang (9,6%) responden yang berusia < 20 tahun. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan pendidikan (p value=0,031) dan usia ibu (p value = 0,012) dengan kejadian preeklmpsia di RS Sentosa Bogor tahun 2023.Kesimpulan terdapat hubungan pendidikan dan usia ibu dengan kejadian preeklmpsia di RS Sentosa Bogor tahun 2023.






